Lindungi Siswa dari Kabut Asap, Disdikbud Balangan Alihkan Pembelajaran ke Rumah
BALANGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kebijakan tersebut berlaku bagi satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, hingga PKBM di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan.
Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan Nomor 420/2659/Disdikbud-BLG/2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh/Belajar dari Rumah Akibat Asap Karhutla bagi Jenjang PAUD/SD/SMP dan PKBM.
Dalam surat yang ditetapkan di Paringin pada 22 September 2026 tersebut disebutkan, kebijakan diambil dalam rangka melindungi kesehatan dan keselamatan murid, guru, serta tenaga kependidikan.
Selain itu, penyelenggaraan pembelajaran tetap harus memperhatikan kondisi lingkungan dan kualitas udara.
“Karena status kegawatdaruratan kabut asap yang semakin pekat, pembelajaran dialihkan ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Belajar dari Rumah (BDR) mulai tanggal 22–24 September 2026.”
Dengan kebijakan tersebut, kegiatan belajar mengajar tatap muka dihentikan sementara dan dialihkan menjadi pembelajaran dari rumah.
Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa PJJ/BDR bukan merupakan hari libur. Pembelajaran tetap dilaksanakan secara sederhana dengan memberikan fokus pada literasi, numerasi, dan karakter.
Sementara itu, bagi PTK ASN daerah, baik PNS maupun PPPK, serta tenaga non-ASN atau PJLP, tetap melaksanakan presensi dan berada di satuan pendidikan sesuai dengan jam kerja yang berlaku.
Kepala satuan pendidikan juga diminta memastikan pelaksanaan PJJ/BDR berjalan dengan baik, sekaligus melakukan koordinasi dan pemantauan selama kondisi satuan pendidikan masih terdampak kabut asap.
Orang Tua Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Di tengah kondisi kabut asap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan juga mengimbau orang tua atau wali murid serta keluarga peserta didik untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diimbau menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih.
Apabila mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap, masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
Pelaksanaan PJJ/BDR selanjutnya akan dievaluasi kembali dengan memperhatikan kondisi terbaru. Apabila terdapat perubahan kebijakan, informasi akan disampaikan melalui surat resmi.
Dengan demikian, meskipun pembelajaran tatap muka dihentikan sementara, proses pendidikan di Balangan tetap berjalan melalui pembelajaran dari rumah dengan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik.