Ads Hostinger

Ekonomi

Ekonomi

Harga Kopi Dunia Turun Dua Hari Berturut-turut, Pasar Masih Dibayangi Tekanan Pasokan

Harga Kopi Dunia Turun Dua Hari Berturut-turut, Pasar Masih Dibayangi Tekanan Pasokan

JAKARTA – Harga kopi pada perdagangan Senin, 23 Juni 2026, kembali melemah dan mencatat penurunan untuk hari kedua secara beruntun. Pelemahan terjadi baik di pasar domestik maupun internasional seiring meningkatnya tekanan pasokan dari negara-negara produsen utama serta aksi ambil untung pelaku pasar.       

Di pasar global, harga kopi robusta dan arabika bergerak di zona negatif. Kondisi ini melanjutkan tren koreksi yang sudah terlihat sejak pekan lalu setelah harga kopi sempat mengalami penguatan cukup signifikan. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan panen di Brasil yang diperkirakan menghasilkan produksi tinggi, sehingga menambah pasokan ke pasar dunia. 

Selain faktor pasokan, pergerakan harga juga dipengaruhi kondisi perdagangan internasional yang masih berfluktuasi. Ketersediaan stok dari negara-negara produsen besar menjadi salah satu faktor utama yang menentukan arah harga dalam jangka pendek.                                                                     

Meski mengalami penurunan, sejumlah analis menilai harga kopi masih berada pada level yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata historis beberapa tahun terakhir. Namun, pasar saat ini tengah memasuki fase konsolidasi setelah mengalami volatilitas cukup besar sepanjang semester pertama 2026.                   

Di sisi lain, permintaan kopi global tetap menunjukkan tren positif. Konsumsi yang terus meningkat di berbagai negara menjadi faktor penahan agar penurunan harga tidak berlangsung terlalu dalam. Meski demikian, pelaku pasar masih menunggu perkembangan cuaca di kawasan penghasil kopi utama seperti Brasil, Vietnam, dan Indonesia yang dapat memengaruhi produksi pada musim panen berikutnya. 

Pengamat komoditas memperkirakan pergerakan harga kopi dalam beberapa hari ke depan masih akan cenderung fluktuatif. Sentimen pasokan global, kondisi cuaca, serta perkembangan ekspor dari negara-negara produsen utama diperkirakan tetap menjadi faktor yang paling menentukan arah pasar kopi dunia. 

Apa reaksi Anda?
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Subscribe to our Newsletter

Dapatkan berita terbaru dan update langsung ke email Anda. Gratis!