Editorial

Editorial

66,7 Persen Responden Setuju, Billboard Lebaran Tanpa Foto Kepala Daerah Dinilai Lebih Fokus Pesan

66,7 Persen Responden Setuju, Billboard Lebaran Tanpa Foto Kepala Daerah Dinilai Lebih Fokus Pesan

Banjarbaru - Hasil polling yang dilakukan oleh media Habarmu menunjukkan respons positif dari publik terhadap kebijakan billboard ucapan Idul Fitri tanpa menampilkan wajah kepala daerah di Banjarbaru. Kebijakan ini sebelumnya menjadi sorotan warganet karena dinilai berbeda dari kebiasaan umum yang kerap menampilkan figur wali kota dan wakilnya dalam berbagai materi publikasi resmi, khususnya saat momen hari besar keagamaan.

Polling yang diajukan kepada pembaca mengangkat pertanyaan: “Bagaimana pendapat Anda tentang billboard ucapan Idul Fitri tanpa menampilkan wajah kepala daerah di Banjarbaru?”. Dari hasil sementara yang terkumpul, mayoritas responden memberikan penilaian sangat positif. Sebanyak 66,7 persen responden menyatakan bahwa langkah tersebut “sangat bagus, lebih sederhana dan fokus ke pesan”. Hal ini menunjukkan adanya kecenderungan masyarakat yang mulai mengapresiasi pendekatan komunikasi publik yang lebih substansial dibandingkan personalisasi figur.

Sementara itu, 16,7 persen responden menilai kebijakan tersebut “bagus dan bisa menjadi contoh untuk daerah lain”. Pendapat ini memperlihatkan bahwa sebagian masyarakat melihat langkah tersebut sebagai inovasi yang berpotensi ditiru oleh pemerintah daerah lain dalam menyampaikan pesan-pesan publik yang lebih netral dan inklusif.

Di sisi lain, sebanyak 16,7 persen responden menganggap kebijakan ini “biasa saja dan tidak terlalu berpengaruh”. Menariknya, tidak ada responden yang menyatakan ketidaksetujuan terhadap kebijakan tersebut, baik dalam kategori “kurang setuju” maupun “tidak setuju”. Hal ini memperkuat indikasi bahwa kebijakan tersebut diterima dengan cukup baik oleh publik, bahkan tanpa resistensi berarti.

Kebijakan ini sendiri merupakan bagian dari edaran yang dikeluarkan oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, yang mendorong penyederhanaan desain billboard ucapan Lebaran dengan menitikberatkan pada pesan kebersamaan dan nilai-nilai Idul Fitri. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan semangat efisiensi serta menghindari kesan pencitraan berlebihan dalam ruang publik.

Polling yang masih dibuka sejak pekan lalu ini dapat diikuti oleh seluruh pembaca Habarmu dengan terlebih dahulu melakukan login melalui email. Partisipasi publik masih terus berjalan, sehingga hasilnya berpotensi berkembang seiring bertambahnya jumlah responden.

Fenomena ini mencerminkan perubahan preferensi masyarakat dalam melihat komunikasi pemerintah daerah. Alih-alih menonjolkan figur, publik tampaknya mulai lebih menghargai pesan yang sederhana, bersih, dan berorientasi pada kepentingan bersama. Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin pendekatan serupa akan menjadi standar baru dalam penyampaian pesan publik di berbagai daerah di Indonesia.

Meskipun polling ini tidak dimaksudkan sebagai survei ilmiah, setiap responden hanya memiliki satu kesempatan untuk memberikan suara menggunakan satu akun email yang sama, sehingga tetap menjaga prinsip partisipasi yang adil 

Apa reaksi Anda?
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Subscribe to our Newsletter

Dapatkan berita terbaru dan update langsung ke email Anda. Gratis!