Siapa Sudaryono? Profil Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru Ditunjuk Prabowo
JAKARTA – Nama Sudaryono kembali menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto resmi melantiknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini menempatkan Sudaryono sebagai sosok yang bertanggung jawab memimpin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo.
Sudaryono bukanlah wajah baru di lingkungan pemerintahan maupun dunia pertanian. Pria yang akrab disapa Mas Dar ini dikenal memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di bidang organisasi, politik, hingga pemerintahan.
Sebelum dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia. Dalam posisi tersebut, ia aktif mendorong peningkatan produksi pangan nasional, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan petani melalui berbagai program pemerintah.
Lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985, Sudaryono menghabiskan masa kecilnya di lingkungan keluarga sederhana. Semangat untuk menempuh pendidikan membawanya melanjutkan studi hingga ke luar negeri. Ia menempuh pendidikan di Universitas Pertanian Bogor (IPB) sebelum melanjutkan pendidikan ke Jepang melalui program beasiswa.
Karier Sudaryono berkembang pesat setelah aktif di berbagai organisasi dan dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Jawa Tengah dan dikenal sebagai salah satu kader muda yang dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Kedekatan tersebut terbangun melalui kiprahnya dalam berbagai program pemberdayaan petani dan penguatan sektor pangan nasional.
Di bidang organisasi, Sudaryono juga dikenal aktif membangun komunikasi dengan kelompok tani, pelaku usaha pertanian, akademisi, hingga pemerintah daerah. Pengalaman tersebut dinilai menjadi salah satu alasan dirinya dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional yang memiliki tugas besar mengoordinasikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Sebagai Kepala BGN, Sudaryono akan mengawasi ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi ujung tombak penyediaan makanan bergizi bagi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan. Ia juga bertanggung jawab memastikan kualitas pangan, keamanan makanan, serta tata kelola anggaran berjalan secara transparan dan akuntabel.
Usai dilantik, Sudaryono menegaskan komitmennya untuk bekerja secara profesional dan menjaga kepercayaan publik. Ia juga menepis isu konflik kepentingan dengan menegaskan bahwa dirinya maupun keluarganya tidak memiliki ataupun mengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis.
Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menjadi tantangan baru dalam perjalanan kariernya. Selain memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, ia juga diharapkan mampu membangun sistem pemenuhan gizi nasional yang berkelanjutan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui perbaikan asupan gizi.
Dengan pengalaman di sektor pertanian, organisasi, dan pemerintahan, Sudaryono kini memegang peran strategis dalam menyukseskan salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Langkah dan kebijakan yang diambilnya dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.