Andre Rosiade Sebut Pembentukan Kementerian Haji oleh Prabowo Subianto Mulai Tunjukkan Dampak Positif
Jakarta - Anggota DPR RI Andre Rosiade menilai langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Haji mulai menunjukkan hasil positif dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Salah satu yang disoroti ialah penurunan harga katering jamaah dengan kualitas layanan yang disebut mengalami peningkatan.
Andre menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai perubahan yang dilakukan pemerintah dalam tata kelola penyelenggaraan haji. Menurutnya, kebijakan pembentukan kementerian khusus membuat pengelolaan haji menjadi lebih fokus dan efisien, terutama dalam pelayanan kepada jamaah Indonesia di Arab Saudi.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya berbagai urusan haji masih tersebar di beberapa lembaga sehingga proses koordinasi kerap memerlukan waktu lebih panjang. Dengan adanya kementerian khusus, pengambilan keputusan dinilai lebih cepat dan terarah.
Andre juga menilai pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Ia mencontohkan layanan konsumsi jamaah yang kini disebut lebih baik meski biaya katering mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya perbaikan dalam sistem pengadaan dan pengawasan layanan.
Selain katering, ia menyebut sejumlah layanan lain juga mengalami peningkatan, termasuk koordinasi transportasi dan akomodasi jamaah. Andre berharap perbaikan tersebut dapat terus dipertahankan agar jamaah Indonesia mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman selama menjalankan ibadah haji.
Politikus Partai Gerindra itu turut meminta seluruh pihak mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pembenahan tata kelola haji. Ia menilai pelayanan haji harus terus ditingkatkan karena jumlah jamaah Indonesia sangat besar dan memerlukan pengelolaan yang profesional.
Pemerintah sendiri sebelumnya membentuk Kementerian Haji sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan jamaah dan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan ibadah haji. Kehadiran kementerian tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam proses keberangkatan hingga pelayanan jamaah di tanah suci.
Andre menambahkan bahwa evaluasi terhadap pelayanan haji tetap perlu dilakukan secara berkala agar berbagai kekurangan dapat segera diperbaiki. Ia berharap Indonesia dapat menghadirkan sistem penyelenggaraan haji yang semakin modern, transparan, dan berpihak pada kenyamanan jamaah.