Kecelakaan Saat KKN di Tanah Bumbu, Lima Mahasiswa ULM dan UNU Kalsel Meninggal Dunia
TANAH BUMBU – Duka menyelimuti dunia pendidikan Kalimantan Selatan setelah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026). Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, lima di antaranya merupakan mahasiswa yang sedang menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.
Korban mahasiswa terdiri atas dua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel/UNUKASE). Selain itu, seorang anggota Karang Taruna serta sopir truk tangki bahan bakar minyak (BBM) juga meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Sementara seorang mahasiswa lainnya dilaporkan selamat namun mengalami luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun menyebutkan rombongan mahasiswa sebelumnya tengah melaksanakan program KKN di wilayah Tanah Bumbu. Saat memiliki waktu luang, mereka bersama sejumlah warga berangkat menggunakan kendaraan pikap menuju kawasan wisata Sungai Alut di Kecamatan Mantewe. Namun, ketika melintas di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, kendaraan yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk tangki BBM dari arah berlawanan.
Benturan keras membuat bagian depan kendaraan pikap mengalami kerusakan berat. Tim gabungan bersama warga segera melakukan evakuasi terhadap seluruh korban, sementara bangkai kendaraan kemudian dievakuasi menggunakan mobil derek untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung dengan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti di lokasi.
Dari pihak ULM, dua mahasiswa yang meninggal dunia diketahui bernama Abdi Cahaya Girsang dari Fakultas Kehutanan angkatan 2023 dan Muhammad Ramadhani dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan angkatan 2023. Sementara seorang mahasiswa lainnya, M. Fahrizal Hasbi, berhasil selamat dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Adapun tiga mahasiswa UNU Kalsel yang menjadi korban meninggal dunia adalah Veri Andi Saputra dari Program Studi Akuntansi, Nafa Izzatul Jannah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Nur'aini Salsabila yang juga merupakan mahasiswi PGSD. Ketiganya merupakan mahasiswa angkatan 2023 yang sedang mengikuti program KKN di Tanah Bumbu.
Juru Bicara ULM, Novaria Maulina, menyampaikan bahwa mahasiswa ULM tengah menjalankan program KKN Lingkungan Hidup di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa dari UNU Kalsel juga sedang melaksanakan KKN di wilayah yang sama sehingga rombongan berada dalam satu perjalanan. Menurutnya, pihak universitas menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan penyebab kecelakaan kepada kepolisian.
Setelah menerima kabar duka tersebut, pimpinan ULM segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, rumah sakit, dan aparat kepolisian untuk memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan dengan baik. Universitas juga mendampingi proses pemulangan jenazah ke rumah duka masing-masing serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Musibah ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar kedua perguruan tinggi dan masyarakat Kalimantan Selatan. Program KKN yang sejatinya menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawa para mahasiswa muda yang tengah mengabdikan diri di daerah.