Wujud Kepedulian Muhammadiyah, Lazismu dan IMM Palangka Raya Dampingi Penyintas Kebakaran Lewat Bantuan Kemanusiaan
PALANGKA RAYA – Komitmen Muhammadiyah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Lazismu Kota Palangka Raya bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Palangka Raya, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), dan para relawan menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di kawasan Mendawai Ujung.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari penggalangan dana yang dilakukan setelah peristiwa kebakaran melanda permukiman padat penduduk. Musibah itu mengakibatkan puluhan rumah hangus terbakar dan ratusan warga harus kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka.
Melalui gerakan solidaritas yang melibatkan berbagai elemen Muhammadiyah, bantuan berhasil dihimpun dari masyarakat, kader, serta para donatur. Bantuan yang disalurkan berupa 28 unit kompor gas yang diharapkan dapat membantu keluarga penyintas memenuhi kebutuhan rumah tangga selama masa pemulihan.
Ketua Lazismu Kota Palangka Raya, Budiannor, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk amanah dari masyarakat yang mempercayakan donasinya kepada Lazismu. Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi para korban agar tetap memiliki semangat untuk bangkit setelah mengalami musibah.
Ia menambahkan bahwa proses pemulihan pascakebakaran memerlukan perhatian bersama. Karena itu, Lazismu terus mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya saling membantu sebagai bagian dari nilai kemanusiaan yang diajarkan Islam.
Dalam aksi tersebut, kader IMM Palangka Raya turut berperan aktif mulai dari proses penggalangan donasi, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga pendistribusian bantuan kepada warga terdampak. Keterlibatan mahasiswa Muhammadiyah menjadi bukti bahwa gerakan dakwah tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara itu, MDMC Palangka Raya memberikan dukungan dalam proses koordinasi lapangan sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran. Kolaborasi antarlembaga Muhammadiyah tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam merespons bencana maupun keadaan darurat yang terjadi di tengah masyarakat.
Data yang dihimpun menunjukkan kebakaran menghanguskan 28 unit rumah dan merusak 13 rumah lainnya. Sedikitnya 45 kepala keluarga atau sekitar 138 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut. Kondisi itu membuat banyak warga membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar sembari menata kembali kehidupan mereka.
Pemerintah setempat mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan Lazismu, IMM, MDMC, serta seluruh donatur yang telah ikut membantu para penyintas. Bantuan tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk kolaborasi sosial yang mampu mempercepat proses pemulihan warga pascakebakaran.
Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa nilai Al-Ma'un yang menjadi semangat gerakan Muhammadiyah terus diwujudkan dalam kehidupan nyata. Melalui kepedulian, gotong royong, dan kolaborasi, Muhammadiyah berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.