Empat Prestasi Dibawa Pulang, Pelajar Balangan Bersinar di FTBI Kalsel 2026
BALANGAN – Kabupaten Balangan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Banjar tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Dari 10 pelajar yang dikirim sebagai perwakilan daerah, Balangan berhasil membawa pulang empat prestasi dari sejumlah cabang lomba.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan (BBPKS) pada Rabu hingga Jumat (28–30/10/2026) tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Kabupaten Balangan mengirimkan 10 peserta, terdiri atas lima pelajar jenjang sekolah dasar (SD) dan lima pelajar jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Mereka berkompetisi dalam lima cabang lomba, yaitu cerpen, bercerita, komedi tunggal, pidato, dan puisi.
Empat prestasi berhasil diraih oleh para peserta Balangan. Syafira Aulia Az Zahra dari SD Negeri Bungur berhasil meraih Juara 1 cabang puisi. Sementara itu, Shofia Rajwatul Aulia dari SMP Negeri 3 Batumandi meraih Juara 2 cabang pidato, disusul rekannya, Nada Shofia, yang meraih Juara 3 cabang puisi.
Prestasi lainnya diraih Nasywa Yezdahebba dari SD Islam Al Istiqamah yang berhasil memperoleh Juara 5 cabang cerpen.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian para peserta yang telah membawa nama daerah di tingkat provinsi.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para peserta, guru pembina, serta dukungan dari semua pihak. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai, mempelajari, dan melestarikan bahasa daerah," ungkapnya, Jumat (30/10/2026).
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Kabupaten Balangan, Rafiul Amal, menjelaskan bahwa peserta yang dikirim merupakan perwakilan terbaik hasil seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
"Kami berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelestarian bahasa daerah di kalangan pelajar," sampainya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pembelajaran dan penggunaan bahasa daerah di sekolah. Pembinaan serta kolaborasi dengan sekolah, guru, dan orang tua juga akan diperkuat agar bahasa Banjar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi muda.
Selain meraih empat prestasi, Kabupaten Balangan juga memperoleh apresiasi sebagai daerah yang mendukung program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD). Program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui BBPKS tersebut dilaksanakan melalui pembelajaran, pembinaan, dan berbagai kegiatan kebahasaan di sekolah, termasuk penyelenggaraan FTBI.
Sementara itu, dalam FTBI Bahasa Dayak Deah, seluruh peserta dari Kabupaten Balangan juga memperoleh piala, uang apresiasi, dan sertifikat.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Balangan memiliki potensi untuk berprestasi sekaligus berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal. (infopubllik)