Listrik Padam Massal di Kalsel dan Kalteng, Satu Pembangkit Bermasalah Lumpuhkan Aktivitas Warga
BANJARMASIN – Gangguan pada salah satu pembangkit listrik yang terhubung dalam sistem interkoneksi Kalimantan menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah pada Minggu (22/6/2026) malam. Akibat gangguan tersebut, ribuan pelanggan terdampak dan aktivitas masyarakat sempat terganggu.
Pemadaman terjadi secara luas di berbagai daerah. Sejumlah kawasan mengalami listrik padam secara bergilir, mulai dari permukiman warga, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas umum. Kondisi ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warga mengunggah keluhan karena aktivitas rumah tangga, pekerjaan, hingga layanan digital terganggu akibat terhentinya pasokan listrik.
Berdasarkan informasi yang beredar, gangguan berasal dari salah satu pembangkit dalam jaringan interkoneksi Kalimantan. Karena sistem kelistrikan di wilayah tersebut saling terhubung, masalah pada satu titik dapat berdampak luas terhadap stabilitas pasokan listrik di daerah lain.
Di berbagai kota, warga mengaku terkejut karena pemadaman terjadi pada malam hari saat aktivitas masih berlangsung. Beberapa pelaku usaha juga mengeluhkan kerugian akibat operasional yang terhenti mendadak. Sementara itu, pengguna internet melaporkan gangguan jaringan karena sejumlah menara telekomunikasi ikut terdampak ketika sumber daya cadangan mulai menurun.
Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan mengenai keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan. Pengamat energi menilai sistem interkoneksi seharusnya memiliki cadangan daya dan mekanisme pengamanan yang mampu mengantisipasi gangguan pada satu pembangkit sehingga tidak berkembang menjadi pemadaman berskala besar.
Di media sosial, tagar terkait pemadaman listrik sempat ramai digunakan warganet. Banyak yang meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembangkit dan jaringan transmisi agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha.
Hingga malam hari, petugas terus melakukan upaya pemulihan sistem secara bertahap. Pasokan listrik di sejumlah wilayah mulai kembali normal, meski proses penormalan membutuhkan waktu untuk memastikan jaringan tetap stabil dan aman.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keandalan infrastruktur kelistrikan merupakan kebutuhan vital. Gangguan pada satu pembangkit ternyata mampu memberikan dampak berantai yang dirasakan masyarakat di dua provinsi sekaligus.