Ads Hostinger

Muhammadiyah

Muhammadiyah

AMM dan MPKSDI Kabupaten Banjar Gelar Bincang Kader Bersama Sekretaris MPKSDI PP Muhammadiyah

AMM dan MPKSDI Kabupaten Banjar Gelar Bincang Kader Bersama Sekretaris MPKSDI PP Muhammadiyah

Banjarbaru— Pimpinan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Banjar bersama Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Bincang Kader yang menghadirkan Sekretaris MPKSDI PP Muhammadiyah, Azaki Khairudin. Kegiatan berlangsung di Setara Coffee, Martapura, pada Rabu (24/6/2026).

Kehadiran Azaki Khairudin di Kalimantan Selatan bertepatan dengan kunjungan kerjanya bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh kader-kader Muhammadiyah di Kabupaten Banjar untuk berdiskusi mengenai berbagai isu kaderisasi dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Persyarikatan.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Azaki menyampaikan pentingnya memperkuat diaspora kader Muhammadiyah di berbagai bidang strategis. Menurutnya, kader Muhammadiyah harus mampu hadir dan berkontribusi di berbagai sektor kehidupan, baik pendidikan, pemerintahan, dunia usaha, maupun ruang-ruang sosial kemasyarakatan.

“Kader Muhammadiyah perlu terus memperluas peran dan kontribusinya. Diaspora kader bukan sekadar penyebaran kader di berbagai tempat, tetapi bagaimana kader mampu membawa nilai-nilai Muhammadiyah untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas diaspora kader, Azaki juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya insani bagi kader-kader muda Muhammadiyah. Ia menilai tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut kader memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, keterampilan, serta karakter yang kuat.

Menurutnya, kader muda Muhammadiyah harus terus meningkatkan kompetensi diri melalui pendidikan, pengalaman organisasi, dan penguasaan berbagai keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, kader tidak hanya menjadi penggerak organisasi, tetapi juga mampu menjadi aktor perubahan di tengah masyarakat.

Dalam forum tersebut, Azaki mengajak seluruh kader muda untuk memiliki sikap optimis dalam menatap masa depan. Optimisme, kata dia, menjadi modal penting bagi kader untuk terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Kader muda Muhammadiyah harus optimis. Optimis untuk mengembangkan diri, optimis untuk memajukan Persyarikatan, dan optimis untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa. Jangan merasa kecil atau tertinggal. Muhammadiyah memiliki tradisi panjang dalam melahirkan kader-kader yang berpengaruh dan membawa perubahan,” tegasnya.

Kegiatan Bincang Kader ini diikuti oleh unsur pimpinan AMM Kabupaten Banjar, MPKSDI Kabupaten Banjar, serta kader-kader muda Muhammadiyah dari berbagai organisasi otonom. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir gagasan dan semangat baru dalam memperkuat kaderisasi serta membangun ekosistem pengembangan sumber daya insani yang berkelanjutan di lingkungan Muhammadiyah.

Forum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antara kader daerah dengan pimpinan tingkat pusat, sehingga mampu memperkuat jejaring kader sekaligus memperkokoh komitmen bersama dalam memajukan Muhammadiyah dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Apa reaksi Anda?
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Subscribe to our Newsletter

Dapatkan berita terbaru dan update langsung ke email Anda. Gratis!