Barabai. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) menggelar kegiatan pentasharrufan Kado Ramadhan bagi guru-guru Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di lingkungan PDM dan PDA Hulu Sungai Tengah. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Perlindungan terhadap Guru dan Siswa yang diselenggarakan oleh Majelis Hukum dan HAM (MHH) PWM Kalimantan Selatan Pada (11/03) di SD Muhammadiyah Barabai.
Dalam rangka menghadirkan keberkahan di bulan suci Ramadhan, Lazismu HST kembali menyalurkan amanah dari para muzakki dan donatur melalui program Pentasharrufan Kado Ramadhan. Bantuan tersebut disalurkan kepada para guru Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya guru-guru di lingkungan PAUD/TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal yang selama ini mengabdikan diri dalam mendidik generasi sejak usia dini dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Majelis Hukum dan HAM (MHH) PWM Kalimantan Selatan dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah, Muhammad DN yang didampingi Ketua Badan Pengurus Lazismu HST, Muhammad Fuad Rahman. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para guru AUM yang memiliki peran strategis dalam membangun generasi berakhlak, berilmu, dan berkemajuan.
Secara keseluruhan, sebanyak 106 paket Kado Ramadhan disalurkan kepada para guru Muhammadiyah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Program ini menjadi bagian dari komitmen Lazismu HST dalam mengelola serta menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk berbagai sektor kemaslahatan umat, termasuk mendukung kesejahteraan para tenaga pendidik di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Sekretaris Badan Pengurus Lazismu HST, Abdul Wahab, menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para guru. Ia berharap para guru terus berkontribusi dalam mengembangkan dan membesarkan Amal Usaha Muhammadiyah serta menumbuhkan kecintaan terhadap AUM, sehingga pada akhirnya dapat melahirkan kader-kader Persyarikatan yang kuat dan berkomitmen dalam perjuangan Muhammadiyah.
“Semoga bantuan dari PDM HST melalui Lazismu HST ini dapat menjadi penyemangat bagi para guru dalam mengembangkan dan membesarkan AUM, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Amal Usaha Muhammadiyah, bahkan menjadi jalan lahirnya kader-kader Persyarikatan,” ujarnya.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi para guru penerima, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para muzakki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui Lazismu.