'Aisyiyah

'Aisyiyah

Musypimda I Jadi Ajang Konsolidasi, PDA Banjar Siapkan Program Lebih Optimal

Musypimda I Jadi Ajang Konsolidasi, PDA Banjar Siapkan Program Lebih Optimal

Banjar - Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Banjar menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) I pada Jumat (3/4) di Gedung Islamic Center Martapura. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi ke depan.

Musypimda kali ini juga mengangkat tema yang menitikberatkan pada penguatan peran organisasi dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Hal ini ditandai dengan adanya penyampaian materi tambahan terkait GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion), kebijakan perencanaan pembangunan berperspektif GEDSI di Kabupaten Banjar, serta isu perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak di daerah tersebut.

Pelaksanaan Musypimda berlandaskan Anggaran Dasar (AD) Bab VII Pasal 30 dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Bab VIII Pasal 30. Peserta yang hadir terdiri dari Pimpinan Harian, Ketua Majelis dan Lembaga PDA Kabupaten Banjar, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Banjar atau perwakilannya, anggota Majelis/Lembaga tingkat daerah, serta perwakilan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) puteri tingkat daerah ini mengangkat tema "Dinamisasi Perempuan Berkemajuan, Mewujudkan Indonesia Berkeadilan".

Ketua PDA Kabupaten Banjar, Nadiyah Khalid, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musypimda I merupakan forum evaluasi atas program yang telah dijalankan sejak Musyawarah Daerah (Musyda). Selain itu, forum ini juga menjadi acuan dalam menentukan arah kebijakan dan kegiatan organisasi pada periode kepemimpinan saat ini.

“Musypimda ini menjadi ruang untuk melihat sejauh mana program berjalan, sekaligus menyusun langkah lanjutan agar lebih efektif dan berdampak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam forum tersebut dilakukan pengesahan perubahan susunan pimpinan daerah. Penyesuaian ini dilakukan karena adanya anggota yang meninggal dunia, pindah domisili, maupun sebab lainnya. Reshuffle kepengurusan diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi agar lebih optimal dalam menjalankan program.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banjar, Hasbi Rivani, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi melalui aplikasi MASA dalam mendukung tata kelola organisasi yang lebih modern dan efektif. Ia juga mengajak seluruh anggota persyarikatan untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjalankan berbagai program, termasuk pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah.

Dalam rangkaian Musypimda, sejumlah agenda penting dibahas melalui sidang pleno. Di antaranya laporan pelaksanaan hasil keputusan Musyawarah Daerah, laporan dinamika cabang, serta tanggapan dari PCA terhadap laporan PDA Kabupaten Banjar.

Dengan adanya penguatan tema terkait GEDSI serta perlindungan perempuan dan anak, Musypimda ini tidak hanya menjadi forum internal organisasi, tetapi juga menunjukkan komitmen ‘Aisyiyah dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Apa reaksi Anda?
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Subscribe to our Newsletter

Dapatkan berita terbaru dan update langsung ke email Anda. Gratis!