PWNA Kalsel Gelar Musykerwil 2026, Fokus Penguatan Kader dan Jejaring Organisasi
Banjarmasin - Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) pada Ahad, (05/04) sebagai momentum memperkuat arah gerak organisasi ke depan. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti kader dari berbagai daerah, baik secara luring maupun daring.
Musykerwil tersebut menjadi ruang strategis bagi PWNA Kalimantan Selatan dalam merumuskan program kerja sekaligus memperkuat sinergi antarjenjang pimpinan hingga ke tingkat akar rumput.
Kegiatan dibuka oleh perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan, dr. Meldy Muzada Elfa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam membangun organisasi.
“Organisasi yang kuat tidak lahir dari sekadar wacana, tetapi dari kerja nyata yang dilakukan secara berkelanjutan. NA harus tumbuh dari dalam dan memberi manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar Musykerwil ini menjadi titik awal penguatan pengkaderan, penyusunan program yang lebih strategis, serta peningkatan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Dr. Risni Julaeni Yuhan, menyampaikan materi utama bertema optimalisasi peran PWNA dalam pengembangan jejaring internal dan eksternal. Ia menegaskan pentingnya koordinasi yang solid antarjenjang pimpinan.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci utama agar organisasi dapat berkembang dan menjangkau kebutuhan masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“Dari pusat hingga ranting, seluruh elemen harus saling terhubung dan menguatkan. Dengan begitu, kehadiran NA benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” jelasnya.
Ketua PWNA Kalimantan Selatan, Aziza Fitriah, dalam sambutannya menegaskan bahwa tanggung jawab membesarkan organisasi merupakan tugas bersama, bukan hanya pimpinan tertentu.
Ia mengajak seluruh kader untuk bergerak secara kolektif dan memperkuat peran organisasi, baik di internal maupun eksternal.
“Ini adalah amanah bersama. Ketika seluruh lapisan bergerak, organisasi akan semakin kokoh dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi, memperluas jejaring, dan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.