Muhammadiyah

Muhammadiyah

Bali Siap Jadi Tuan Rumah Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026, Usung Semangat Bertumbuh dan Mengakar

Bali Siap Jadi Tuan Rumah Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026, Usung Semangat Bertumbuh dan Mengakar

DENPASAR – Pemuda Muhammadiyah bersiap menggelar agenda strategis nasional melalui Tanwir II tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Bali. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Mei 2026 atau bertepatan dengan 4–6 Zulhijah 1447 Hijriah. 

Penunjukan Bali sebagai tuan rumah menjadi momentum penting bagi konsolidasi gerakan kader di tingkat nasional. Tanwir II kali ini mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya”, yang menegaskan arah gerakan organisasi dalam memperluas peran sekaligus memperkuat basis ideologinya di tengah masyarakat. 

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bali, Abdillah Nur Ihsan, menyampaikan bahwa kepercayaan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ia menilai penunjukan Bali sebagai tuan rumah menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah terus berkembang secara inklusif di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menyambut seluruh kader dari berbagai daerah dengan semangat persaudaraan. Menurutnya, Tanwir II harus menjadi ruang memperkuat kebersamaan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk kemajuan bangsa.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokal, Ardi Pratama Mega Putra, menjelaskan bahwa persiapan teknis terus dilakukan secara intensif. Panitia fokus memastikan kesiapan akomodasi, transportasi, hingga lokasi persidangan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan khidmat. 

Tanwir II sendiri merupakan forum permusyawaratan penting dalam struktur organisasi Pemuda Muhammadiyah. Forum ini berada satu tingkat di bawah muktamar dan memiliki peran strategis dalam menentukan arah gerakan organisasi ke depan.

Dalam pelaksanaannya, Tanwir II akan membahas sejumlah agenda utama. Pertama, evaluasi program kerja untuk melihat capaian dan efektivitas gerakan selama setengah periode kepemimpinan. Kedua, perumusan kebijakan nasional yang merespons isu-isu strategis kebangsaan dan keumatan. Ketiga, persiapan menuju muktamar sebagai forum tertinggi dalam organisasi. 

Dengan ditetapkannya waktu dan lokasi pelaksanaan, seluruh kader Pemuda Muhammadiyah di Indonesia diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk berpartisipasi aktif. Tanwir II di Bali tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga momentum konsolidasi ide, gerakan, dan arah perjuangan pemuda Islam dalam menghadapi tantangan zaman.

Melalui tema yang diusung, Tanwir II 2026 diharapkan mampu melahirkan gagasan yang kuat, membumi, dan berdampak luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Pemuda Muhammadiyah sebagai motor perubahan di tingkat nasional.

Apa reaksi Anda?
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Subscribe to our Newsletter

Dapatkan berita terbaru dan update langsung ke email Anda. Gratis!